Lagi pasal Tempe..khasiatnya

by - 16:00


Tempe adalah makanan yang dibuat dari fermentasi terhadap kacang soya atau yang menggunakan beberapa jenis kulat Rhizopus, sediaan fermentasi ini secara umum dikenal sebagai "ragi tempe". Tempe kaya akan serat diet, kalsium, vitamin B dan zat besi. Berbagai macam kandungan dalam tempe mempunyai nilai yang baik, seperti antibiotik untuk menyembuhkan jangkitan dan antioksida pencegah penyakit degeneratif.

Tempe berpotensi untuk digunakan melawan radikal bebas, sehingga dapat melambatkan proses penuaan dan mencegah terjadinya penyakit degeneratif (aterosklerosis, jantung koroner, diabetes melitus, kanser, dan lain-lain). Selain itu tempe juga mengandung antibakteria penyebab ceret-beret, penurun kolesterol darah, pencegah penyakit jantung, hipertensi, dan lain-lain.

Komposisi zat tempe baik kadar protein, lemak, dan karbohidratnya tidak banyak berubah dibandingkan dengan kacang soya. Namun, karena adanya enzim pencernaan yang dihasilkan oleh kulat tempe, maka protein, lemak, dan karbohidrat pada tempe menjadi lebih mudah dihadam di dalam tubuh dibandingkan yang terdapat dalam kacang soya. Oleh karena itu, tempe sangat baik untuk diberikan kepada segala peringkat umur sehingga disebut sebagai makanan semua umur.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa zat tempe lebih mudah dicerna, diserap, dan dimanfaatkan tubuh dibandingkan dengan yang ada dalam kacang soya.

Dua kelompok vitamin terdapat pada tempe, yaitu larut air (vitamin B kompleks) dan larut lemak (vitamin A, D, E, dan K). Tempe merupakan sumber vitamin B yang sangat potensi. Jenis vitamin yang terkandung dalam tempe antara lain vitamin B1 (tiamin), B2 (riboflavin), asid pantotenat, asid nikotinat (niasin), vitamin B6 (piridoksin), dan B12 (sianokobalamin).

Di dalam tempe juga ditemukan suatu zat antioksidan dalam bentuk isoflavon . Seperti halnya vitamin C, E, dan karotenoid, isoflavon juga merupakan antioksidan yang sangat dibutuhkan tubuh untuk menghentikan reaksi pembentukan radikal bebas.

Penuaan dapat dilambatkan bila dalam makanan yang dimakan sehari-hari mengandung antioksidan yang cukup. Kerana tempe merupakan sumber antioksidan yang baik, memakannya dalam jumlah cukup secara teratur dapat mencegah terjadinya proses penuaan ini.

Penelitian yang dilakukan di Universitas North Carolina, Amerika Syarikat, menemukan bahwa genestein dan fitoestrogen yang terdapat pada tempe ternyata dapat mencegah kanker prostat dan payudara.

You May Also Like

0 comments

Google+ Followers